Beranda » Politik » Setara Institut, Tidak Ada Gunanya.

Sabtu, 05 Desember 2015 - 14:57:48 WIB
Setara Institut, Tidak Ada Gunanya.
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Politik - Dibaca: 1015 kali

Setara Institut membuat Daftar Kota Paling Intoleran.

Bogor disebut sebagai Kota paling Intoleran.

Dasarnya apa ?

Ternyata dasarnya adalah GKI Yasmin dan Surat Edaran Pelarangan As Syura Agama Syiah.

Kalau dikatakan kepada Setara Institut bahwa urusan GKI Yasmin adalah Urusan Hukum, bukan urusan agama, apakah Setara Institut mau mendengar ? Tidak.

Mindset yang dibentuk adalah semua karena intoleransi, bukan hukum.

 

GKI Yasmin adalah soal Hukum.

Putusan MA sudah Dilaksanakan sebelum Setara Institut membaca berita.

Putusan MA sudah dilaksanakan pada tanggal 8 Maret 2011.

Jadi tidak ada Intoleransi di Bogor, yang ada cuma segerombolan orang tidak punya pekerjaan berkumpul di LSM yang bernama Setara Institut.

Mengapa ?

1. Apakah Setara Institut pernah datang dan berdialog dengan masyarakat yang menolak GKI Yasmin ? Tidak.

2. Apakah Setara Institut pernah mengundang Forkami ? Tidak.

3. Apakah Setara Institut sudah tahu kronologis Kasus GKI Yasmin ? Tidak.

4. Apakah Penelitiannya menggunakan Metodologi Penelitian yang Benar ? Tidak.

 

Kesimpulan :

1. Sah saja bila Warga Yasmin menyebut Setara Institut berisi orang2 yang malas bekerja, dan hanya senang duduk di belakang meja.

2. Penelitiannya berdasarkan Pendapat Relativitas yang Absurd dan Mengarang-ngarang cerita. 

3. Tidak ada manfaatnya mengikuti "petunjuk" dari Setara Institut, lebih baik ikuti Petunjuk dari Ahli Hukum yang melakukan Metode Penelitian dengan cara yang benar.

 

Jadi, apa gunanya ada Setara Institut ?

 

 

 

 

 










Politik (37)



















Langganan RSS



Desember, 2017
MSSR KJS
     12
3456789
10111213141516
17 181920212223
24252627282930
31      





223235

Pengunjung hari ini : 14
Total pengunjung : 86944

Hits hari ini : 60
Total Hits : 223235

Pengunjung Online: 1





Apa Browser Favorit Anda?

Internet Explorer
Mozilla Firefox
Google Chrome
Opera

Lihat Hasil Poling