Beranda » Politik » Bona Sigalingging Berbohong Soal Putusan MA

Minggu, 01 Februari 2015 - 17:51:01 WIB
Bona Sigalingging Berbohong Soal Putusan MA
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Politik - Dibaca: 907 kali

Bona Sigalingging : GKI Yasmin Sah menurut Putusan Mahkamah Agung.

Ternyata,
AMAR PUTUSAN MA, Nomor 127 PK/TUN/2009, Tanggal 9 Desember 2010 :
PUTUSAN MA adalah Soal Proses Pembekuan IMB, Bukan Keabsahan IMB.


Amar Putusan :
Menolak Peninjauan Kembali Tergugat yaitu Kepala Dinas Tata Kota dan Pertamanan Kota Bogor.

Atas Putusan Pengadilan Tata Usaha Negara Bandung, No. 41/G/2008/PTUN, Tanggal 4 September 2008.

Obyek Gugatan :

// Objek Gugatan adalah SK Dinas Tata Kota dan Pertamanan Kota Bogor, No. 503/208-DTKP Perihal Pembekuan Izin tertanggal 14 Februari 2008. Obyek Gugatan bersifat konkret, individual dan final.


Jelas, Bahwa Putusan ini hanya terkait soal perlawanan Pihak GKI Yasmin terhadap PEMBEKUAN IMB GKI Yasmin.

Adapun hal-hal yang berkaitan dengan "Keabsahan IMB", ternyata hanya ada di dalam Dalil-dalil Gugatan yang berjumlah 32 Poin, sebagai contoh : di poin Dalil-Dalil Gugatan dalam Putusan MA ini :

# poin 7. Bahwa pada tanggal 8 Januari 2006 sebanyak 42 Warga masyarakat urug Mekar menandatangani Surat Pernyataan Tidak Keberatan di atas sebidang tanah tersebut dibangun sebuah gedung GKI. (Sebulan Setelah Putusan MA ini,tgl 20 Januari 2011, terbukti di Pengadilan Negeri Bogor, merupakan hasil Pemalsuan dan Manipulasi)
# poin 8. Bahwa pada tanggal 12 Januari 2006 juga telah berlangsung sosialisasi dan tidak keberatan warga..dst. (Sebulan Setelah Putusan MA ini,tgl 20 Januari 2011, terbukti di Pengadilan Negeri Bogor, merupakan hasil Pemalsuan dan Manipulasi)
# poin 10. Bahwa pada tanggal 15 Januari 2006 juga telah berlangsung sosialisasi dan tidak keberatan warga..dst.(Sebulan Setelah Putusan MA ini,tgl 20 Januari 2011, terbukti di Pengadilan Negeri Bogor, merupakan hasil Pemalsuan dan Manipulasi)
# dll

Poin-poin diatas ternyata adalah HANYA MERUPAKAN Dalil-Dalil Gugatan dari Pihak Penggugat, sama sekali bukan Pendapat Pengadilan.
 
Yang Menjadi Pendapat Pengadilan adalah :

Putusan MA

Dalam Pokok Sengketa :
1. Mengabulkan gugatan Para Penggugat untuk seluruhnya.
2. Menyatakan batal Surat Kepala Dinas Tata Kota dan pertamanan Kota Bogor No. 503/208-DTKP Perihal Pembekuan Izin tertanggal 14 Februari 2008
3. Memerintahkan kepada Tergugat untuk Mencabut SK Dinas Tata Kota dan Pertamanan kota Bogor No. 503/208-DTKP Perihal Pembekuan Izin tertanggal 14 Februari 2008
4. Menghukum Tergugat untuk membayar biaya perkara..dst.

Maka Terhadap Pemohon Peninjauan Kembali Kepala Dinas Tata Kota dan Pertamanan Kota Bogor tersebut tidak dapat diterima (ditolak), dst..

Sehingga, Pada Tanggal 8 Maret 2011, Walikota Diani Budiarto Telah Melaksanakan Putusan MA ini. yaitu :
 
3. Memerintahkan kepada Tergugat untuk Mencabut SK Dinas Tata Kota dan Pertamanan kota Bogor No. 503/208-DTKP Perihal Pembekuan Izin tertanggal 14 Februari 2008

Mengingat bahwa Obyek Gugatan bersifat bersifat konkret, individual dan final,
Maka SK Dinas Tata Kota ini tidak Terkait dengan persoalan hukum apapun yang muncul dikemudian hari.

Karena Faktanya, Mahkamah Agung, desember 2013, juga telah memvonis bersalah terhadap Munir Karta soal Pemalsuan dan Manipulasi Tanda Tangan Warga yang ada dalam Dalil-dalil Gugatan di atas.

Jadi, sungguh aneh, jika dikatakan bahwa Putusan MA ini adalah soal KEABSAHAN IMB GKI Yasmin.










Politik (37)



















Langganan RSS



Desember, 2017
MSSR KJS
     12
3456789
10111213141516
17 181920212223
24252627282930
31      





223237

Pengunjung hari ini : 14
Total pengunjung : 86944

Hits hari ini : 62
Total Hits : 223237

Pengunjung Online: 1





Apa Browser Favorit Anda?

Internet Explorer
Mozilla Firefox
Google Chrome
Opera

Lihat Hasil Poling