Beranda » Politik » BPMS GKI dan Induk GKI Pengadilan telah Menghapus GKI Yasmin

Jumat, 19 Desember 2014 - 22:07:30 WIB
BPMS GKI dan Induk GKI Pengadilan telah Menghapus GKI Yasmin
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Politik - Dibaca: 1433 kali

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BPMS ( Badan Pekerja Majelis Sinode ) GKI, melalui Surat No. 736/BPMS-GKI/XI/2012, Tertanggal 19 November 2012, telah Mengakhirkan Pelayanan GKI Bapos Taman Yasmin.

  (Silahkan Download di Kotak Download )

 

BPMS-GKI, dalam Surat Tersebut telah menyatakan dalam 4 Poin, yang intinya adalah : Pengakhiran (baca ; Penghapusan) GKI Yasmin sebagai Gereja yang berada di bawah naungannya, kemudian mengembalikan segala tanggung jawab pelayanan jemaat kepada Gereja Induknya semula, yaitu GKI Pengadilan.

Bahkan disebutkan bahwa segala seruan atau permintaan apapun yang berkaitan dengan "GKI Yasmin" jika bukan berasal dari BPMS GKI, maka itu tidak ada kaitannya dengan GKI.

Jika memang BPMS-GKI dan GKI Pengadilan Bogor sudah Menghapuskan GKI Yasmin, lalu apakah Oknum-oknum yang mengatasnamakan "GKI Yasmin" dan juga Lokasi Bedengnya di Yasmin itu masih layak disebut sebagai "Gereja yang SAH" ??

Lalu jika Wadah bernaungnya saja sudah Mengakhirkan, Menghapuskan dan Mengembalikan ke Induknya, apakah masih ada "gereja GKI" di Yasmin ?

Maka Muncul Pertanyaan, Siapakah Oknum yang masih saja mengatasnamakan GKI Yasmin tersebut ?

(Jayadi Damanik, Bona Sigalingging, Perangin-angin, Renata cs)

Apakah mereka berhak mengatasnamakan diri sebagai "pengurus, juru bicara, atau perwakilan 'GKI Yasmin' "?

Apakah Motif sebenarnya dari Kelompok Oknum ini ?

Mereka giat mengundang LSM-LSM Nasional dan Internasional, berikut Media Bayarannya, memberitakan Bahwa Pemerintahan yang SAH telah melakukan DISKRIMINASI terhadap "minoritas".

Mereka juga membawa-bawa -masalah IMB- ( urusan kepala Daerah ) keranah Internasional sehingga NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) menjadi seolah-olah tidak kondusif, tidak aman dan selalu bergejolak akibat adanya "radikalisme agama". 

 

Dengan demikian, Pihak Aparat dalam hal ini Kepolisian Republik Indonesia sudah tidak perlu lagi sungkan, apalagi ragu, untuk segera menindak Oknum-oknum yang selalu saja mengatasnamakan diri sebagai "pengurus" atau "juru bicara" GKI Yasmin, yang berusaha memecah belah Kerukunan Antar Umat Beragama serta memicu keresahan di tengah Masyarakat.

Demikianlah Para Pembaca yang Budiman, Dengan adanya Surat BPMS-GKI tersebut, maka GKI Yasmin SUDAH TIDAK ADA LAGI.

 

 










Politik (37)



















Langganan RSS



Desember, 2017
MSSR KJS
     12
3456789
10111213141516
17 181920212223
24252627282930
31      





223236

Pengunjung hari ini : 14
Total pengunjung : 86944

Hits hari ini : 61
Total Hits : 223236

Pengunjung Online: 1





Apa Browser Favorit Anda?

Internet Explorer
Mozilla Firefox
Google Chrome
Opera

Lihat Hasil Poling